Tuesday, December 30, 2014

FLANEL DAN TIPENYA

BAHAN FLANEL / FELT

Flanel atau felt adalah jenis kain yang dibuat dari serat wol tanpa ditenun, dibuat dengan proses pemanasan dan penguapan sehingga menghasilkan kain dengan beragam tekstur dan jenis (tergantung bahan pembuatnya). Kain flanel mudah dijumpai di pasaran, dengan harga yang relatif terjangkau. Kain ini memiliki ketebalan dan tekstur yang beragam. Kelebihan dari kain ini adalah mudah dibentuk dan pada proses penjahitan tidak perlu dilipat seperti kain yang lain.

Flanel adalah jenis kain tertua dalam sejarah manusia, lebih tua dari kain tenun dan rajut, meskipun ada bukti arkeologi dari British Museum yang menunjukkan bahwa bahan benang yang pertama kali dikenal oleh manusia dibuat dengan mengangin-anginkan serat sayuran di tempat yang tinggi. Di Turki, bekas-bekas penggunaan kain flanel yang telah ditemukan diperkirakan berasal dari tahun 6500 SM. Jenis kain flanel yang sangat rumit juga ditemukan dalam kondisi diawetkan di sebuah makam di Siberia yang berasal dari tahun 600M.

Banyak bangsa yang memiliki legenda dalam kebudayaannya tentang pembuatan kain felt atau flanel ini. Legenda dari Sumeria mengklaim bahwa pembuatan flanel untuk pertama kalinya ditemukan oleh seseorang yang bernama Urnamman. Tradisi membuat kain felt juga masih dipraktikan oleh kaum nomadic di Asia Tengah untuk membuat permadani, tenda atau pakaian. Di Barat flanel juga digunakan secara luas sebagai media untuk berekspresi dalam dunia seni tekstil seperti halnya seni desain.

Penggunaan material flanel yang lain di antaranya dalam industri otomotif untuk mengurangi getaran pada panel interior, untuk melapisi bagian atas meja biliar serta untuk membantu menghasilkan suara yang bersih pada simbal drum atau pada piano. Sejak pertengahan abad ke 17 sampai dengan sekarang kain felt juga digunakan sebagai bahan pembuat topi para pria.

TIPE KAIN FLANEL

Secara umum terdapat 2 tipe kain flanel yaitu polos dan bercorak. Kain flanel yang polos hanya memiliki satu warna di seluruh bagiannya sementara kain flanel yang bercorak memiliki serat-serat dalam warna yang berbeda. Biasanya kain yang memiliki corak dihargai relatif lebih mahal. Ada pula kain flanel dengan jenis zephyr yaitu kain flanel dengan corak biasa, tetapi dicampuri bahan sutera di dalam bahan pembuat benang-benangnya.

No comments:

Post a Comment